Bingleb

Penyerahan secara simbolis Bingleb 1442 H dari Komite Sekolah Al Hikmah

Entah siapa yang kali pertama mempopulerkan istilah Bingleb ini. Bagi Anda yang belum tahu, Bingleb adalah akronim dari Bingkisan Lebaran. Kalau YLPI Al Hikmah memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para guru dan karyawannya, komite sekolah menambahkannya dengan Bingleb. Komite sekolah ini membuka pintu kebaikan bagi 2816 wali murid Al Hikmah untuk memberikan kebahagiaan tersendiri kepada kami–guru dan karyawan– menjelang Idul Fitri 1442 H ini.

Perlu diketahui, Komite sekolah yang dikomandani oleh dr. Doni Hendrasto ini termasuk sangat concern pada sekolah. Sangat aktif dalam menjalankan perannya sebagai partner dakwah yayasan. Tidak hanya urusan Bingleb saja melainkan banyak hal lainnya. Di masa pandemi ini, kontribusinya sangat luar biasa. Berkolaborasi dengan sekolah untuk kesuksesan pembelajaran online, men-support guru dan karyawan terdampak Covid-19, mensuplai vitamin, memberikan dukungan psikologis, mengedukasi komunitas Al Hikmah terkait vaksin untuk menyebut beberapa. Yang terbaru adalah persiapan pembelajaran tatap muka. Continue reading “Bingleb”

Youth Talks

Seorang siswa sedang melakukan presentasi (sumber: dokumen pribadi)

Kalau Anda pernah menyaksikan TED TALKS, yang akan saya ceritakan ini mirip-mirip lah. Beberapa hari yang lalu, Direktur Pendidikan Al Hikmah Surabaya meminta saya melihat salah satu program di SMA Al Hikmah Surabaya. Kapasitas saya sebagai Tim Penjamin Mutu. Jadi, saya tidak sekadar datang melainkan harus memberikan laporan kegiatan tersebut.  Nah, tulisan saya ini sedikit banyak improvisasi laporan yang sudah saya buat.

Adalah Ustad Chusnul Rozaqie, sang penggagas program Youth Talks ini. Beliau adalah pimpinan saya ketika kami masih mengelola Pusat Bahasa Al Hikmah Surabaya. Pak Chus, begitu kami memanggilnya, memang tergila-gila dengan TED TALKS. Semacam konferensi yang membagikan ide atau gagasan-gagasan brillian dengan pembicara dari berbagai macam bidang.

TED adalah organisasi media nirlaba yang mengunggah presentasi secara gratis dan didistribusikan online, di bawah slogan ideas worth spreading.  TED sendiri adalah kependekan dari Technology, Entertainment, and Design.  Concern awal ketiga bidang tersebut, sesuai asal Silicon Valley-nya. Bagaimana mengawinkan teknologi, desain dengan entertainment agar lebih membumi. Semakin lama, semakin lebar fokus dan presentasinya merangkul berbagai topik akademis, budaya, dan ilmiah. Kalau ingin menyelam lebih jauh, silakan membaca di https://www.ted.com/talks?language=id

Versi bahasa Indonesianya juga ada. Salah satunya bisa disimak di https://www.tedxjakarta.org/

 

*** Continue reading “Youth Talks”

Modul Pembelajaran Elektronik

Tampilan salah satu modul pembelajaran di e sekolahku. Sumber: https://alhikmah.elearning.sekolahku.id/

Program digitalisasi sekolah tampaknya sudah menjadi sebuah kebutuhan di abad ini. Setahun yang lalu, tepatnya 18 September 2019 Mendikbud yang saat itu dijabat oleh Muhajir Effendi meluncurkan program ini. Khususnya pada sekolah di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Saat itu, Pak Muhajir memberikan sarana pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi (TIK) kepada sekolah dan komputer tablet kepada para siswa. Peluncuran perdana dilakukan di Kabupaten Natuna, Riau.

Semangat menggunakan IT ini merambah hampir di semua sekolah di negeri ini. Apalagi gempuran Pandemi Covid-19 yang belum juga reda makin memantapkan sekolah-sekolah meng-upgrade penggunaan IT-nya. Di Al Hikmah sendiri, tim penelitian dan pengembangan (Litbang) sudah mendesain model pembelajaran berbasis digital sejak awal 2020. Bekerja sama dengan IT developer membangun Learning Content Management System (LCMS) yang diberi nama e sekolahku. Continue reading “Modul Pembelajaran Elektronik”

Visual Background

Saya bersama ustazah Noor Iz, Kepala KB-TK Al Hikmah Surabaya. Sumber: IG iz. zumara

Pada tulisan sebelumnya—Gladi Bersih—saya menceritakan tentang event Webinar Daring Kuatkan Bonding yang diselenggarakan oleh KB-TK Al Hikmah Surabaya.  Bisa dibaca di sini.

Hari ini saya hendak menulis tentang  webinar tersebut. Bukan konten webinarnya melainkan pentingnya team work dalam sebuah  kegiatan.

Webinar yang diadakan hari Sabtu, 12 Desember 2020 ini ternyata pesertanya lumayan banyak untuk ukuran perdana. Pendaftar yang masuk sampai Jumat, sehari sebelumnya mencapai 210 orang. Persiapan sudah dilakukan jauh hari sebelumnya. Termasuk membagikan informasi kegiatan ini melalui berbagai kanal media sosial. Tidak kurang dari Fb, IG, Web, dan WA grup. Continue reading “Visual Background”

Gladi Bersih

sumber: KB-TK AlHikmah Surabaya

Jumat pukul 21.19 kami baru saja menyelesaikan gladi bersih untuk acara di hari Sabtu 12 Desember 2020. Webinar dengan tema Daring Kuatkan Bonding. Web seminar yang diselenggarakan oleh KB-TK Al Hikmah Surabaya ini mendatangkan pembicara Ustad Miftahul Jinan. Beliau adalah Master Trainer Nasional sekaligus Direktur Griya Parenting Indonesia. Saya membantu sebagai moderator.

Kegiatan ini adalah event perdana sehingga persiapan harus dilakukan secara optimal. Hari Kamis kemarin, gladi kotor sudah dilakukan. Setelah mengikuti gladi kotor tersebut, saya merasakan teman-teman masih harus memperbaiki banyak hal. Ada waktu 1 x 24 jam mengerjakan semua perbaikan. Harapannya, agenda yang telah direncanakan bisa berjalan dengan baik. Continue reading “Gladi Bersih”

Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar

sumber:kemdikbud.go.id

Judul di atas adalah tema peringatan Hari Guru Nasional tahun ini. Tema ini terasa pas dengan kondisi guru saat ini. Kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dengan segala permasalahannya tidak jarang menaikturunkan semangat guru dalam melaksanakan tugasnya. Ketidaknyamanan memasuki zona baru pasti dirasakan. Apalagi yang harus ditinggalkan itu zona nyaman. Continue reading “Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar”

Menjadi Guru Penggerak

sumber: app-gurupenggerak.simpkb.id

Barangkali sudah menjadi “bawaan” sehingga saya merasa ingin berkontribusi dalam suatu kegiatan. Dulu, ketika saya masih tinggal di perumahan lama saya menginisiasi sebuah kegiatan dengan beberapa teman. Saat itu hanya 5 keluarga yang menempati rumah dalam satu blok. Di blok-blok yang lain saya lihat tidak sampai 10 rumah yang sudah ditempati. Sepi.

Ketika sudah mencapai 8-10 keluarga akhirnya kepengurusan kampung dibentuk. Kami pun-para ibu membentuk kepengurusan PKK. Kami mulai mengadakan arisan dan beberapa program pokok PKK lainnya baik itu di bidang keagamaan, kesehatan maupun sosial. Program sederhana saja. Continue reading “Menjadi Guru Penggerak”

Teaching is not what I do. It’s who I am

source: bbc.com

Mengajar bukan pekerjaan saya. Itulah jati diri saya. Kutipan yang saya jadikan judul tulisan ini adalah kicauan Dr. Jill Biden di twitternya bulan Agustus lalu. Siapa Jill Biden? Dialah istri Presiden Amerika Serikat terpilih saat ini– Joe Biden yang akan disahkan pada 20 Januari mendatang. Ibu negara yang satu ini sangat istimewa. Meskipun nantinya menjadi first lady, ia bersikukuh akan tetap mengajar. Continue reading “Teaching is not what I do. It’s who I am”

Salat dalam Hidup, Hidup dalam Salat

Siswa SD Al Hikmah Surabaya sedang melaksanakan salat.

Pembelajaran daring dengan plus minusnya harus ditempuh karena kondisi yang tidak terelakkan. Rupanya hal ini juga menjadi concern tersendiri bagi para pembina dan pengurus Yayasan Lembaga Pendidikan Islam (YLPI) Al Hikmah Surabaya. Imbasnya, kami di Tim Penjamin Mutu Direktorat harus melakukan rapat maraton bersama Litbang dan wakil kepala kesiswaan (wakasis) masing-masing unit mulai KB-TK sampai SMA.

Agendanya hanya satu, membahas kondisi berbudi siswa. Berbudi dan berprestasi adalah tagline Al Hikmah. Untuk urusan berprestasi mungkin masih bisa dioptimalkan meskipun dalam kondisi pandemi. Pembelajaran tetap berlangsung, guru-guru masih antusias belajar dan mengajar berbasis teknologi secara simultan. Beberapa kompetisi yang diikuti sekolah masih membuahkan prestasi. Intinya, secara akademik masih bisa dipertanggungjawabkan. Continue reading “Salat dalam Hidup, Hidup dalam Salat”

Literasi di Tengah Pandemi

Pentingnya literasi sudah tidak ada yang membantah lagi. Beberapa tahun terakhir ini geliatnya cukup terasa. Program-program digulirkan baik oleh Kemdikbud, organisasi profesi, organisasi nirlaba, maupun sekolah-sekolah.  Sebut misalnya Gerakan Literasi Nasional (GLN), Gerakan Literasi Sekolah (GLS), dan Gerakan Literasi Keluarga (GLK). Semua bertujuan menumbuhkan minat baca, syukur-syukur bisa merambah ke minat tulis. Kita mengenal produk-produk seperti Satu Guru Satu Buku (Sagusabu), ada yang menyebutnya Sagusaku, Satu Siswa Satu Buku (Sasisabu) dan sejenisnya.

Di era pandemi seperti saat ini akses anak-anak ke buku (bacaan non teks) menjadi berkurang karena mereka harus belajar di rumah. Mereka tidak bisa mengakses perpustakaan. Kalau biasanya saat istirahat bisa membaca buku, sebelum pulang sekolah meminjam buku, sepertinya kesempatan itu menjadi langka. Padahal, bagi beberapa anak membaca itu sebuah kegiatan selingan, refreshing dari jam belajar yang padat. Pada beberapa anak yang lain, membaca adalah kebutuhan. Continue reading “Literasi di Tengah Pandemi”